4 Tipe Manusia & Fenomena Sosial nya


Manusia merupakan makhluk hidup yang selalu berinteraksi dengan seksama. Manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendiri, tapi sangat membutuhkan orang lain.
Dalam buku Pengelolaan Lingkungan sosial (2005), sebagai makhluk sosial, manusia tidak pernah bisa hidup sendiri.
Di mana pun bisa mana pun, manusia senantiasa memerlukan keja sama dengan orang lain. Manusia membentuk pengelompokan sosial di antara sesama dalam upaya mempertahankan hidup dan mengembangkan kehidupan. Begitupun memiliki tipe.

Menurut Imam Al-Ghazali Mengelompokan Manusia Kedalam 4 Tipe Golongan

Pertama

golongan manusia yang tahu bahwa ia tahu, ia mengajak agar mengikutinya. Manusia yang memiliki kemapanan ilmu dan ia tahu kalau dirinya berilmu. Ia berusaha semaksimal mungkin agar ilmunya benar-benar bermanfaat bagi dirinya, orang sekitar dan bahkan bagi seluruh umat manusia.




https://yoursay.suara.com/amp/news/2020/04/15/141639/pentingnya-keterampilan-dasar-guru-dalam-proses-pembelajaran

Seperti gambar diatas merupakan fenomena sosial dari golongan manusia yang tahu bahwa ia tahu, seorang guru, dosen atau tenaga pengajar yang memiliki arti penting bagi kehidupan.

Kedua

insecure
Seseorang yang tahu tapi ia tidak tahu kalau dirinya tahu. untuk model ini, bisa disebut ia seumpama orang yang tengah tertidur. Sikap kita kepadanya membangunkan ia. Manusia yang memiliki ilmu dan kecakapan. sering dijumpai di sekeliling kita. Terkadang kita menemukan orang yang sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa, tetapi ia tidak tahu kalau punya potensi, karena keberadaan ia seaakan tidak berguna
contoh nya manusia yang insecure.

Ketiga

Seseorang yang  tidak tahu tapi ia tahu kalau ia tidak tahu. Menurut imam Al Ghazali, Jenis manusia ini termasuk golongan yang baik. Sebab, Manusia ini masih menyadari kekurangannya. Ia bisa menginstropeksi dirinya dan bisa menempatkan dirinya di tempat yang sepantasnya, karena ia tahu dirinya tidak berilmu, maka ia belajar contohnya Pelajar/Mahasiswa seperti gambar di bawah ini.

Pelajar/Mahasiswa

Keempat

Seseorang yang  tidak tahu dan ia tahu kalau ia tidak tahu kalau dirinya tidak tahu. Menurut imam Al Ghazali, inilah jenis manusia paling buruk, manusia yang selalu merasa mengerti, selalu merasa tahu, selalu merasa memiliki ilmu, padahal tidak tahu apa-apa.
Repotnya manusia jenis ini susah disadarkan, jika diingatkan ia kan membantah sebab ia akan merasa lebih tau, contohnya dikalangan masyarakat disebut manusia sotau.


0 Response to " "

Posting Komentar

Sebagai komentator yang baik, berkomentarlah sesuai dengan postingan.
Dan janganlah anda berkomentar spam